BNNews lPandeglang – Dugaan adanya praktik tidak sehat dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) kembali mencuat. Kali ini, sorotan tertuju pada Ketua Tim Verifikasi Kecamatan Sobang, Bapak Topan, yang juga menjabat sebagai Plt Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Sobang, yang diduga “bermain mata” dengan kepengurusan BUMDes Desa Teluk Lada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang.selasa,27/1/2026
Sejumlah elemen masyarakat dan aktivis desa menilai adanya pembiaran terhadap dugaan ketidaktransparanan pengelolaan anggaran BUMDes Teluk Lada. Padahal, Tim Verifikasi Kecamatan memiliki peran strategis dalam melakukan pengawasan, evaluasi, serta memastikan tata kelola BUMDes berjalan sesuai aturan dan asas transparansi.
“Seharusnya Tim Verifikasi Kecamatan menjadi garda terdepan dalam pengawasan. Namun yang terjadi justru sebaliknya, terkesan ada pembiaran dan dugaan main dengan pengurus BUMDes,” ungkap salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.
Menurut informasi yang dihimpun, berbagai persoalan BUMDes Teluk Lada telah lama dikeluhkan warga, mulai dari tidak terbukanya laporan keuangan, hingga minimnya sosialisasi penggunaan anggaran kepada masyarakat desa. Namun hingga kini, belum terlihat langkah tegas dari pihak kecamatan, khususnya Tim Verifikasi yang diketuai oleh Bapak Topan.
Kondisi ini memunculkan dugaan adanya konflik kepentingan dan lemahnya fungsi pengawasan di tingkat kecamatan. Warga menilai sikap diam dan tidak adanya tindakan tegas sama saja dengan membiarkan dugaan penyimpangan terus berlangsung.
Masyarakat pun mendesak Inspektorat Kabupaten Pandeglang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan BUMDes Desa Teluk Lada, termasuk peran Tim Verifikasi Kecamatan Sobang.
“Jangan sampai BUMDes yang seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi desa justru menjadi ladang kepentingan oknum tertentu,” tegas warga.
Hingga berita ini diterbitkan, Bapak Topan selaku Ketua Tim Verifikasi Kecamatan Sobang dan Plt Sekmat Sobang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.
(udi.s)



































Discussion about this post